UIN KHAS Adakan FGD Percepatan Penyerapan Anggaran dan Pencapaian Target Pendapatan BLU

Home >Berita >UIN KHAS Adakan FGD Percepatan Penyerapan Anggaran dan Pencapaian Target Pendapatan BLU
UIN KHAS Adakan FGD Percepatan Penyerapan Anggaran dan Pencapaian Target Pendapatan BLU
Preview


Humas – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Penyerapan Anggaran dan Pencapaian Target Pendapatan BLU di Grand Valonia, Jember. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai hari Rabu-Kamis, 12-13 Juli 2023.

Kegiatan ini dihadiri oleh rektor, para wakil rektor, para dekan, direktur pascasarjana, para kepala unit, perwakilan dari lembaga, dan operator keuangan/APK APBN/Penyusun Pagu Anggaran masing-masing fakultas/unit/lembaga. 

Dalam kegiatan FGD ini, dibagi menjadi empat sesi dalam dua hari. Para perwakilan fakultas/ pascasarjana/unit/lembaga memaparkan serapan anggaran tahun 2023, kendala, dan antisipasinya serta usulan pagu indikatif TA 2024. 

Kegiatan ini juga sebagai evaluasi serapan tahun anggaran 2023 per juli. Masing-masing perwakilan fakultas/pascasarjana/unit/ lembaga diberi waktu maksimal satu jam untuk presentasi. 

Acara dibuka oleh Rektor UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Prof. Dr. Babun Suharto. Ia mengajak semua civitas UIN untuk berusaha semaksimal mungkin dalam mempersiapkan pagu indikatif tahun anggaran 2024.

“Mari kita berupaya maksimal menuju 2024. Tolong diperhatikan lagi KMA Nomor 82 Tahun 2023,” pesannya.

KMA (Keputusan Menteri Agama)  Nomor 82 Tahun 2023 mengenai Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Tahun Akademik 2023-2024 yang telah ditetapkan pada tanggal 25 Januari 2023 lalu. 

Tambahnya, rektor menyampaikan kepada peserta FGD untuk menyiapkan bukti fisik (data dukung) persiapan penyusunan pagu indikatif tahun anggaran 2024.

“Mohon disiapkan bukti fisik apa saja yang akan disampaikan ke Jakarta ,” mohonnya.

Selain itu, Prof Babun mengingatkan untuk terus meningkatkan pendapatan BLU. Banyak potensi yang ada di UIN KHAS.

“Tahun 2024 kita upayakan poliklinik berubah menjadi rawat inap. Kita coba memindahkan poliklinik  ke luar kampus berdampingan dengan halal center, sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kabiro AUPK Dr. Nawawi menyampaikan langkah-langkah yang harus dilakukan ke depannya.

“Langkah-langkah selanjutnya yang harus kita ambil yaitu perlu dibuatkan semacam timeline dan schedule pencairan dana, perlu adanya RPD untuk menghindari over load anggaran yang ditarik,” pesannya. 

“Perlu ada prioritas yang harus dicairkan,”tambahnya. (Humas/Naimah)


Tag :

Diposting Pada : 13 Juli 2023, 16:11 | Oleh : Admin
Dilihat : 436