Perubahan IAIN ke UIN Menunggu Persetujuan Presiden

Home >Berita >Perubahan IAIN ke UIN Menunggu Persetujuan Presiden
Perubahan IAIN ke UIN Menunggu Persetujuan Presiden
Preview

HUMAS – Tak akan lama lagi IAIN Jember akan berubah status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Perubahan itu kini tinggal menunggu persetujuan dari Presiden RI. Selain IAIN Jember, ada delapan IAIN lain yang juga akan naik kasta ke UIN. Hal itu disampaikan Rektor IAIN Jember yang juga pimpinan Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Nasional Prof Babun Suharto seusai bertemu dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mattaliti, Menteri Agama Fachrul Razi dan Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, pekan kemarin. 

“Saat ini, proses yang tengah berlangsung adalah tahap penyesuaian dua regulasi. Yakni Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 15 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaannya, yang direncanakan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2019 tentang Pendidikan Tinggi Keagamaan,” ujar Babun Suharto seusai pertemuan di Jakarta didampingi perwakilan rektor IAIN yang kampusnya bakal naik status. 

Babun menambahkan, mediasi yang dilakukan DPD RI, kedua menteri (Menag dan Menpan-RB) memang sudah menghasilkan kata sepakat. Hanya saja, Kemenag RI masih punya gawe tambahan, yakni penyesuaian terhadap kedua regulasi tersebut.

"Penyesuaian kedua regulasi ini penting. Sebab itu menjadi pintu masuk bagi PTKIN yang mau transisi. Karena itu kita hari ini diminta bertemu kepala biro hukum, kerjasama luar negeri, direktur Diktis dan sekretaris Dirjen, untuk melihat kembali PMA tersebut," paparnya.

Penyesuaian PMA dan PP yang direncanakan selesai pada akhir Juli itu, selanjutnya akan ada surat yang dilayangkan Menpan-RB ke presiden untuk mencapai keputusan akhir dari seluruh rangkaian pengajuan alih status atau transisi kampus PTKIN. "Jadi tinggal satu tahapan lagi. Ke presiden. Ini direncanakan juga awal Agustus nanti," tambahnya. 

Babun membenarkan, IAIN Jember sendiri sedikitnya sudah menanti sekitar tujuh tahun untuk bisa alih status menjadi UIN sejak baru diresmikan menjadi IAIN pada 2014 lalu. "Saat membuat proposal IAIN, kami sudah merancang mimpi untuk menjadi UIN. Kami berharap doa dan dukungan moril masyarakat Jember saat ini terus mengalir," pungkas Babun berharap. (Humas/Choliq)


Tag :

Diposting Pada : 26 Juli 2020, 13:07 | Oleh : Admin
Dilihat : 995