Terkait Alih Status, IAIN Kediri Belajar ke IAIN Jember
HUMAS- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember yang tidak lama lagi akan beralih status menjadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS), membuat sejumlah perguruan tinggi berdatangan untuk belajar terkait alih status tersebut. Salah satunya adalah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri.
Selasa (27/4), Rektor IAIN Kediri Nur Chamid bersama Wakil Rektor II, Direktur Pasca Sarjana, dan sejumlah pejabat, berkunjung ke IAIN Jember. Rombongan tersebut langsung diterima Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto bersama sejumlah pejabat.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Kediri Nur Chamid mengaku berterima kasih karena sudah diterima dan disambut dengan hangat oleh keluarga besar IAIN Jember. “Kami berterima kasih karena sudah disambut dengan luar biasa oleh Pak Rektor (IAIN Jember) dan bapak ibu semuanya,” ujarnya.
Menurut Nur Chamid, sengaja pihaknya datang ke IAIN Jember untuk belajar bagaimana proses transformasi kelembagaan. “Kami ingin belajar sekaligus sharing ke IAIN Jember, terkait proses tersebut. Karena ada keinginan besar juga dari seluruh sivitas kampus untuk segera bertransformasi menuju UIN,” terangnya.
Sementara itu Rektor IAIN Jember Prof Babun Suharto menceritakan bahwa proses transformasi kelembagaan tidak mudah. Butuh perjuangan dan dukungan seluruh pihak agar proses tersebut berjalan dengan mulus. “Semua butuh proses pengawalan, saya yakin kalau seluruh PTKIN berubah bentuk menjadi UIN maka ini akan menjadi point tersendiri,” katanya.
Prof Babun menegaskan, jika perubahan bentuk dari IAIN menuju UIN bukan keinginan pimpinan dan pejabat, tetapi merupakan keinginan seluruh sivitas akademika IAIN Jember. “Ini keinginan bersama seluruh warga kampus, dan tentu harus didukung oleh seluruh tokoh,” jelasnya.
Saat ini lanjut Prof Babun, setelah proses alih status tersebut, pihaknya juga telah mengusulkan agar IAIN Jember menjadi Badan Layanan Umum (BLU). “Kita sudah melalui ujian munaqosah, dan semoga dalam waktu dekat, sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan,” tambahnya. (Winarno/ Cahya)
Tag :
