Sosialisasikan Program PIES kepada Dosen IAIN Jember

IAIN Jember- Dua Dosen PTKIN, Alumni Program Partnership in Islamic Education Scholarships (PIES) dan juga sebagai Tim Sosialisasi Program PIES Area Jatim dan Jawa Tengah, Rofhani, asal UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Dwi Setianingsih asal IAIN Kediri, melakukan sosialisasi rencana pelaksanaan program PIES untuk tahun 2018-2019 di kampus IAIN Jember. Kamis (13/07).
Diketahui, Program PIES ini merupakan salah satu program kerjasama antara Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dan The Australian National University (ANU) dalam bentuk beasiswa melalui program Partnership in Islamic Education Scholarships (PIES). Beasiswa ini akan diberikan kepada pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi, pendaftar harus berasal dari para dosen PTKI yang sedang menyelesaikan penulisan disertasi.
Disampaikan oleh Rofhani, dalam kesempatan sosialisasi itu bahwa beasiswa untuk tahun 2018-2019 ini akan diberikan kepada 6 (enam) kandidat yang akan ditentukan melalui seleksi dokumen dan wawancara. Peserta terpilih akan mendapatkan kesempatan belajar di ANU di bawah bimbingan profesor-profesor ahli Indonesia.
Bahkan menurut Rofhani, Peserta terpilih juga akan mendapatkan pelatihan bahasa Inggris dan budaya selama 10 (sepuluh) minggu di Indonesia Australia Language Foundation (IALF) Jakarta yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2018 mendatang.
“Semua pembiayaan selama mengikuti program, termasuk biaya pelatihan Bahasa Inggris, tiket pesawat pulang pergi Indonesia-Australia ditanggung oleh PIES melalui dana dari Australian Aid, Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT)”. Tegas Rofhani.
Memperkuat penjelasan Rofhani, Dwi Setianingsih dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa program PIES ini sejatinya bertujuan agar para Dosen PTKI yang sedang menyelesaikan penulisan disertasi bisa segera merampungkan draf disertasi atau menulis hampir keseluruhan bagian dari draf disertasi, selain itu juga untuk meningkatkan keterampilan menulis akademik agar dapat menerbitkan artikel di jurnal internasional.
“yah minimal dengan program PIES ini para dosen PTKI dapat memperdalam pengetahuan mengenai metode penelitian dan teori-teori pendidikan di perguruan tinggi, selain itu juga bisa mengalami kehidupan akademik secara langsung di Australia dan berkesempatan mempresentasikan hasil penelitian di beberapa universitas terkemuka di Australia”. Tambah Dwi
Sementara, dalam program PIES ini beberapa bidang yang dinyatakan sesuai dengan keahlian ANU yaitu: Bidang Antropologi, Pendidikan Islam, Sejarah, Politik, Gender, Kesenian, Literatur, Kebudayaan dan Isu Sosial Kontemporer. Adapun pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui website:http://scholarship.kemenag.go.id, pendaftaran dilaksanakan sejak 21 Juni hingga 20 Juli 2018, selanjutnya penilaian proposal dan dokumen akan dilakukan pada tanggal 21 Juli hingga tanggal 01 Agustus 2018. Bagi yang dinyatakan lulus akan diumumkan pada Awal September 2018 mendatang. (Minan Jauhari)
Tag :
