LPTK FTIK IAIN Jember Laksanakan Uji Pengetahuan Mahasiswa PPG

HUMAS- Fakultas Tarbiyah dan llmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, kembali dipercaya menjadi salah satu Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) PPG bagi retaker Guru Madrasah dan Guru PAI tahun 2020. Pelaksanaan ujian akhir itu hanya berlangsung satu hari, yakni pada hari Sabtu (12/12/2020) lalu.
Adapun Tujuan program PPG sebagaimana Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 87 Tahun 2013, untuk menghasilkan calon guru yang memiliki kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan dan menilai pembelajaran; menindaklanjuti hasil penilaian dengan melakukan pembimbingan dan pelatihan peserta didik; dan mampu melakukan penelitian dan mengembangkan profesionalitas secara berkelanjutan.
Ujian akhir UKM PPG ini diikuti oleh 104 peserta dari 109 kuota yang ditetapkan oleh Kementerian Agama, melalui Dirjen PAI dan Madrasah. Peserta ujian berasal dari wilayah Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang.
Ketua LPTK FTIK IAIN Jember Mukni’ah sekaligus penanggungjawab menjelaskan bahwa Ujian Pengetahuan dilaksanakan secara online dengan berbasis CBT (Computer Based Test) secara nasional. “Untuk tempat Pelaksanaan di LPTK FTIK IAIN Jember dibagi menjadi 5 ruang, yakni Laboratorium FEBI, Laboratorium TIPD, Laboratorium UPB, dan 2 Ruang di Laboratorium terpadu FTIK IAIN Jember,” jelasnya.
Untuk mengikuti Ujian Pengetahuan ini, Mahasiswa PPG harus mematuhi protokol kesehatan dan harus memenuhi beberapa persyaratan di antaranya para peserta wajib membawa hasil rapid tes yang asli dengan hasil non reaktif, memakai masker, mencuci tangan, selalu menjaga jarak selama berada di lingkungan kampus, sebelum masuk ke ruangan wajib dicek suhu oleh petugas, selama ujian berlangsung peserta juga diharuskan menggunakan masker, dilarang pinjam-meminjam peralatan dan jika telah selesai ujian, para peserta dihimbau untuk segera meninggalkan tempat ujian.
Dari pantaaun di lapangan, Kegiatan Uji Pengetahuan yang berlangsung selama 3 jam ini berjalan dengan lancar. Tidak ada kendala yang mengganggu atau sampai mengakibatkan tes secara online gagal dilaksanakan. Dari sisi peserta, peserta hadir tepat waktu dan mengikuti arahan dan ketentuan yang berlaku. Panitia yang bertugas, pengawas ruangan, petugas IT, administrator dan penanggungjawab ruangan juga telah bertugas sesuai dengan tugas masing-masing sesuai dengan ketentuan. (Humas/Naimah)
Tag :
