Belajar Alih Status, IAIN Salatiga Kunjungi IAIN Jember

Rombongan IAIN Salatiga, Senin (24/06), berkunjung ke Jember. Mereka berkeinginan untuk belajar alih status dari IAIN menjadi UIN.
Rektor IAIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., yang memimpin rombongan menjelaskan kedatangannya terkait dengan rencana alih status menjadi UIN Salatiga. Ia menyampaikan bahwa rektor IAIN Jember sudah melakukan presentasi di Kementerian Agama terkait rencana alih status. Sedangkan IAIN Salatiga masih baru mengajukan usulan proposal.
“Kami ini sama-sama alih status dari STAIN menjadi IAIN bareng dengan Jember. Lha, ini pak rektor (IAIN Jember) sudah presentasi duluan. Kami ingin tahu apa yang harus dilakukan agar segera bisa presentasi,” ungkap Guru Besar Bidang Ilmu dan Studi Islam kelahiran 1972 ini.
Zakiyuddin meyakini bahwa IAIN Jember dan IAIN Salatiga memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga dengan kunjungan ini bisa saling melengkapi untuk menjadi perguruan tinggi yang terdepan.
Rektor IAIN Jember, Prof. Dr. H. Babun Suharto, SE., MM. menyambut baik apa yang disampaikan Zakiyuddin. Menurutnya, IAIN Jember kini terus berbenah untuk menjadi yang terbaik. Diantaranya adalah dengan memulai pembagian atau alokasi anggaran antara institut dan fakultas-fakultas. Saat ini, demi memajukan fakultas, alokasi anggaran sudah perbandingan 60% untuk fakultas dan 40% untuk institut. Selanjutnya ke depan, akan lebih besar lagi porsi yang diberikan kepada fakultas dan unit-unit. Bahkan ia berkeinginan agar ada alokasi khusus untuk program-program peningkatan sarana dan prasarana yang diprioritaskan.
“Misalnya, kita butuh untuk pembangunan sarana jembatan atau jalan, mungkin bisa kita alokasikan sekitar 10 persen dari total anggaran kita. Sehingga peruntukan dan kemanfaatannya jelas untuk kepentingan pendidikan dan bersama,” tegas Guru Besar Ekonomi Islam ini.
Selain rektor, rombongan IAIN Salatiga juga diikuti Wakil Rektor I, Prof. Dr. Saerozi, M.Ag., Wakil Rektor II, Dr. H. Agus Waluyo, M.Ag., Kepala Biro dan beberapa staf lain. Setelah berdiskusi dengan sejumlah pejabat IAIN Jember di ruang Madya, acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU (Momorandum of Understanding) kedua perguruan tinggi di bidang peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran. Rombongan kemudian mengunjungi masing-masing fakultas dan unit untuk saling bertukar pikiran lebih lanjut. (humas: M. Dawud)
Tag :
