Begini Sikap IAIN Jember Terkait Rencana Aksi People Power......
Menyusul rencana aksi people power pada saat penetapan hasil pemilu 22 Mei mendatang, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, Babun Suharto, meminta kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi, terhadap ajakan pihak- pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk menggelar aksi people power.
“Melihat situasi dan kondisi semakin panas, terutama menjelang tanggal 22 Mei, kami mengajak dan menghimbau kepada masyarakat, untuk tidak terprovokasi terhadap ajakan kelompok tidak bertangung jawab, terutama untuk menggelar aksi people power,” tegasnya, Minggu (19/5)
Menurut Babun, jika pada saat pemilu lalu ditengarai ada proses kecurangan, maka sebaiknya disampaikan melalui proses mekanisme yang sudah ada.
“Kan ada Bawaslu, ada Mahkamah Konstitusi. Saya yakin dua lembaga negara itu sangat independen, dan mampu menyelesaikan persoalan pemilu dengan profesional,” katanya.
Babun juga menegaskan, menolak rencana aksi people power yang digalang oleh beberapa pihak. “Kita semua menolak people power, karena bagi kami NKRI harga mati,” tegas Ketua Forum Rektor Peguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini.
Alangkah lebih baiknya, lanjut Babun, di Bulan Ramadhan seperti saat sekarang, masyarakat mengerjakan sesuatu yang lebih bermanfaat dan bernilai.
“Misalnya membantu masyarakat yang lebih membutuhkan, banyak menggunakan waktu untuk beribadah, karena eman sekali jika energi kita digunakan untuk sesuatu yang tidak bernilai,” harapnya. (Humas/ Ahmad Winarno)
Tag :
